Kesehatan
Kaya Nutrisi! ini 8 Superfood di Dapur untuk Cegah Penyakit

Superfood tak melulu mahal. Beberapa bahan makanan di dapur tergolong superfood yang punya beragam nutrisi untuk mencegah penyakit. Ini daftarnya!
Beberapa makanan dilabeli 'superfood' karena dinilai kaya gizi. Meski istilah 'superfood' tidak diakui dalam bidang gizi, konsumsi makanan ini tetap diyakini mendatangkan beragam manfaat sehat.
Superfood tak melulu mahal atau merupakan bahan makanan dari luar negeri. Beberapa bahan makanan yang familiar di dapur juga tergolong superfood karena konsumsinya ampuh cegah berbagai penyakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 8 superfood di dapur:
1. Bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu yang vital dalam masakan Indonesia. Sebenarnya menambah stok bawang putih sah-sah saja melihat manfaatnya buat kesehatan.
Bawang putih dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Minyak zaitun
Minyak zaitun khususnya virgin olive oil kayak disimpan di dapur. Kandungan asam lemak tak jenuh tunggal pada minyak zaitun bisa membantu mengurangi peradangan. Selain itu terdapat kandungan polifenol, vitamin E dan K.
Minyak zaitun bisa dimanfaatkan sebagai dressing salad, saus untuk sayuran panggang atau sourdough.
3. Kunyit
Rempah juga termasuk superfood salah satunya kunyit. Kunyit tinggi akan kandungan antioksidan. Tak hanya sebagai bumbu masakan, kunyit bisa membantu mengurangi radang gejala sendi, mencegah Alzheimer dan kanker serta meringankan masalah pencernaan.
4. Telur
Sebagian besar orang memiliki persediaan telur untuk memenuhi kebutuhan protein. Selain itu, telur juga dinilai mudah diolah jadi berbagai menu makanan.
Melansir dari Healthline, telur tak hanya menawarkan protein tapi juga vitamin B, kolin, selenium, vitamin A, zat besi dan fosfor.
5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan kaya akan serat, protein dan lemak sehat. Riset menemukan bahwa konsumsi kacang-kacangan mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.
Jenis kacang yang umum dikonsumsi antara lain, almond, pistachio, kacang mete, walnut dan kacang tanah.
6. Jahe

Jangan lupa stok jahe. Rempah satu ini digunakan baik untuk masakan maupun pengobatan untuk berbagai masalah kesehatan. Merasa tidak enak badan atau perut tidak nyaman? Cukup minum air rebusan jahe.
7. Teh hijau
Teh hijau punya reputasi menakjubkan sebagai minuman diet. Meski tidak sedang diet, Anda patut menyimpan stok teh hijau di dapur.
Melansir dari Real Simple, teh hijau memiliki khasiat antiperadangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut riset, teh hijau pun mampu melindungi otak dari dampak penuaan.
8. Chia seed

Chia seed alias biji chia dapat dijadikan sumber antioksidan dan mineral yang sangat baik buat tubuh. Selain itu, kandungan serat dan asam lemak omega-3 membuatnya cocok ditambahkan ke dalam menu sarapan seperti smoothie atau oatmeal. Biji chia pun bisa bertahan selama beberapa bulan di dapur jadi tidak perlu khawatir cepat rusak.
Video: Menu Makan Gratis saat Ramadan Berbeda, Makanan Lebih Tahan Lama
(sob/adr)
Komentar
Posting Komentar